Kumpulan Pidato
pidato, pidato ringkas, pidato tersingkat, pidato terpendek, mencari pidato, pidato simple, contoh2 pidato, bacaan pidato, koleksi pidato, cth pidato
Minggu, 10 Januari 2016
Panas Dingin Hubungan Jokowi & PDIP, Dulu Tidak Pidato Sekarang Pidato - Berita 11 Januari 2016
.:: Jangan Lupa Like, Share dan Subscribe nya ya Guys ::.
Panas Dingin Hubungan Jokowi & PDIP, Dulu Jokowi Tidak Pidato Sekarang Pidato - Berita 11 Januari 2016
Pidato Presiden Joko Widodo di acara Rakernas 1 PDIP Perjuangan yang digelar di Hall D Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1), dinilai positif oleh kalangan pengamat. Pidato Jokowi dinilai bisa menjaga popularitas Jokowi yang belakangan sempat tergerus dan berada pada level terendah.
Pertama, kata pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, lewat pidato tersebut Jokowi menunjukkan kecerdasan dan kelihaiannya dalam menyampaikan pesan dan makna komunikasi politik baik ditunjukan kepada elit maupun publik. Cara penyampaian Jokowi cukup bagus dan punya gaya yang berbeda dibanding presiden sebelumnya, dimana seorang presiden tidak lagi kaku tapi tetap menunjukkan punya kewibawaan, tegas dan bisa mendekati menteri agar bekerja.
"Contohnya, Jokowi tak tahu menahu, telah memerintahkan untuk membangun infrastruktur jalan di Papua, kesenjangan luar biasa begitu nyata, mengkritik harga semen Rp 800 ribu karena diangkut lewat udara. Pidato Jokowi terkesan tidak sistematis dan terstruktur namun berhasil membentuk makna persepsi yang bagus dan pesannya sampai," kata Ipang, demikian Pangi Syarwi kepada Kantor Berita Politik RMOL.
Di sisi lain, sambung dia, Jokowi berhasil menyampaikan dan mendemontrasikan apa yang sudah dilakukannya selama setahun menjadi presiden, seperti membangun rel kereta api, membangun tol dan irigasi. Jokowi menjelaskan prestasinya dengan memutar dan menampilkan slide power point.
Kedua kata Ipang, Jokowi mengirim pesan bahwa dirinya pemimpin kuat. Hal ini seolah Jokowi mematahkan opini leader yang berkembang selama ini bahwa dirinya tidak tegas dan tidak memiliki strong leadership seperti disampaikan Amin Rais.
"Ini dikonfirmasi dan dicounter oleh presiden secara langsung dengan memperlihatkan contoh keberaniannya seperti izin dan mendukung menteri Susi membakar dan menenggelamkan kapal pencuri ikan. Mengeksekusi mati 11 bandar dan cukong narkoba, selain juga presiden punya nyali membubarkan Petral," katanya.
Ketiga, masih kata pengamat dari UIN Jakarta ini, Jokowi ingin ada keberlanjutan program dan kebijakan ke depannya. Hal ini terlihat dari pidato Jokowi yang ingin kita semua lebih serius menjawab pertanyaan Indonesia lima tahun, 10 dan 50 tahun kedepannya seperti apa. Pernyataan Jokowi ini sekaligus menguatkan dan menjawab rood mapp yang disuarakan Ketum PDIP Megawati Soekarnopurti yang meminta konsep pembangunan jangan sampai hanya berlaku 5 atau 10 tahun, tapi setelah itu berubah.
"Jokowi mencoba menyambungkan dan ingin mempertegas kehendak dan keinginannya sama dengan Megawati," kata Pangi.
Menurut dia, pidato di Rakernas yang dihadiri banyak media, politik, elite dan tokoh bangsa adalah momentum yang tepat dan bagus untuk meningkatkan dan menjaga popularitas Jokowi yang sempat tergerus dan berada pada level terendah karena kegaduhan, polemik dan polarisasi yang kurang bagus serta dishamonisasi hubungan pemerintah dengan partai politik, terutama PDIP yang selama ini terkesan bercita rasa oposisi.
"Pidato Jokowi sedikit mencairkan dan mengharmonisasi kembali hubungan eksekutif dengan partai pendukung utama yaitu PDIP. Selama ini sinyal yang terkirim seolah-olah PDIP sebagai partai utama namun menjadi batu sandungan presiden sehingga presiden tidak bisa berlari kencang. PDIP terkesan the real oposisi pemerintah," tukasnya.
source
Berita 11 januari 2016 - VIDEO Gagahnya Presiden Jokowi Saat Pidato di Rakernas PDIP (HEBOH)
.:: Jangan Lupa Like, Share dan Subscribe nya ya Guys ::.
Berita 11 januari 2016 - VIDEO Gagahnya Presiden Jokowi Saat Pidato di Rakernas PDIP (HEBOH)
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta beberapa menteri kabinetnya menghadiri rapat kerja nasional I, Rakernas I, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Jakarta. Rombongan disambut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Jokowi-JK hadir pada pukul 10.00 WIB di Hall D JIExpo Kemayoran. Keduanya kompak mengenakan batik cokelat. Kedatangan mereka disambut dengan tepuk tangan dari semua peserta yang hadir dalam Rakernas I PDI Perjuangan. Petinggi pemerintahan dan partai kemudian duduk di baris terdepan. Rakernas bertajuk 'Mewujudkan Trisakti dengan Pembangunan Nasional Semesta Berencana' itu langsung dibuka dengan tarian Lenggang Nusantara dan disusul dengan masuknya panji-panji kebesaran partai. Acara dilanjutkan dengan dinyanyikannya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta.
Setelah itu, Ketua DPC Kota Blitar sekaligus pemenang suara terbanyak Pilkada 2015, Samanhudi Anwar, membacakan teks Pancasila. Acara lantas berlanjut dengan dinyanyikannya Mars PDIP dan pembacaan Dedication of Life oleh Ketua Ranting Kudamati Kota Ambon Irani Nikijuluw.
Selain Jokowi-JK, telah hadir sejumlah pejabat pemerintahan dan petinggi partai politik. Pelaksana tugas Ketua DPR Fadli Zon, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPD Irman Gusman tampak duduk bersandingan dengan Jokowi-JK.
Jajaran menteri kabinet kerja yang turut hadir adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menkopolhukam Luhut Pandjaitan, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Para gubernur juga terlihat menghadiri Rakernas ini. Khususnya gubernur yang berasal dari PDI Perjuangan seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Pelaksana tugas Gubernur Banten Rano Karno. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga terlihat datang dalam Rakernas tersebut.
Tampak pula kehadiran perwakilan partai politik pendukung pemerintah seperti Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, yang telah duduk di barisan depan tamu undangan.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan selain kepala negara, sejumlah menteri Kabinet Kerja akan memberikan paparan.
"Sejumlah menteri akan memberikan paparan, karena bagaimana pun PDI Perjuangan adalah partai terbesar yang mengusung, memberikan dukungan sepenuhnya kepada Presiden dan Wapres," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.
Politisi yang akrab disapa Pram itu menuturkan, kehadiran Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta jajaran menteri sangat penting, karena dalam kesempatan itu akan disampaikan apa yang menjadi cetak biru (blue print) rencana ke depan.
source
Berita 11 Januari 2016 - VIDEO Pidato Lengkap Presiden Jokowi di Rakernas I PDIP 2016 (MANTAP)
Berita 11 Januari 2016 - VIDEO Pidato Lengkap Presiden Jokowi Rakernas I PDIP 2016 (MANTAP)
[JAKARTA] Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat lupa menyapa sejumlah tamu undangan yang hadir pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Awalnya, Jokowi menyapa Presiden kelima sekaligus Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.
Selanjutnya, sapaan terhadap pimpinan lembaga negara, seluruh menteri kabinet kerja, ketua dan pimpinan partai politik yang hadir. Jokowi juga menyapa Ketua Umum PBNU dan Muhammadiyah.
“Seluruh pimpinan dan jajaran pengurus, DPP, DPD, DPC PDIP. Para senior partai beserta kader-kader PDIP. Bapak Tri Sutrisno, mohon maaf hampir lupa Pak,” kata Jokowi dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas sekaligus HUT ke-43 PDIP di Jakarta, Minggu (10/1).
Jokowi lantas terdiam sejenak. Peserta rakernas yang berada di barisan belakang terdengar meneriakkan nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. “Yang saya hormati kawan baik saya, gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,” ujar Jokowi.
Langsung ribuan peserta bertepuk tangan. “Lupa lagi dimarahi saya,” ucap Jokowi.
“Ini bisa dimarahi lagi, yang saya hormati wakil presiden. Sama partner yang tiap hari dengan saya malah lupa.
source
(HEBOH) VIDEO Meriah Dan Hebat Pidato Jokowi di Rakernas PDIP 2016 - Berita 11 Januari 2016
.:: Jangan Lupa Like, Share dan Subscribe nya ya Guys ::.
(HEBOH) VIDEO Meriah Dan Hebat Pidato Jokowi di Rakernas PDIP 2016 - Berita 11 Januari 2016
Jakarta - Entah lupa atau disengaja, Presiden Joko Widodo sempat lupa menyapa beberapa tokoh nasional yang hadir dalam acara Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan hari ini, Minggu 10 Januari 2016. Jokowi didaulat untuk menyampaikan sambutan pembukaan acara tersebut.
"Yang terhormat Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Jokowi di Jakarta International Expo, Jakarta. Selain Megawati, beberapa nama juga disapanya sebelum menyampaikan pidato. "Juga yang terhormat bapak mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mohon maaf saya hampir lupa," ujarnya.
Para kader pun tertawa sambil bertepuk tangan. Selain bertepuk tangan, terdengar juga teriakan kader yang menyebut nama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Pak Ahok belum disapa juga, Pak," ujar mereka. "Oh iya, kawan baik saya yang saya hormati, bapak Ahok," tawa hadirin kembali pecah.
Para peserta Rakernas kembali dibuat tertawa saat Jokowi menyapa Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga hadir dalam acara tersebut. "Ini juga kalau lupa nanti dimarahi. Pak Jusuf Kalla, partner saya setiap hari," ujar Jokowi yang kembali diiringi tepuk tangan meriah para kader PDIP.
Dalam pidatonya, Jokowi salah satunya mengapresiasi PDIP yang dianggap konsisten mempertahankan ideologinya. Hal itu, menurut dia, bisa dicapai karena kerja keras Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Selain nama yang disebut Jokowi tersebut, pembukaan Rakernas juga dihadiri beberapa menteri Kabinet Kerja, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
source
Berita 11 Januari 2016 - VIDEO Gagahnya Presiden Jokowi Saat Pidato di Rakernas PDIP (DAHSYAT)
Berita 11 Januari 2016 - VIDEO Gagahnya Presiden Jokowi Saat Pidato di Rakernas PDIP (DAHSYAT)
Jakarta - Pengurus PDI Perjuangan hari ini, Minggu, 10 Januari 2015, melaksanakan Rapat Kerja Nasional di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat.
Rapat yang berlangung hingga dua hari ke depan itu bertema 'Mewujudkan Trisakti Melalui Pembangunan Nasional Semesta Berencana Untuk Indonesia Raya'.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tampak hadir dalam pertemuan yang dimulai pada pukul 10.00 WIB itu. Tentu saja, begitu pula Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri datang ke Hall D Jiexpo, tempat rapat berlangsung. Jokowi yang menggenakan batik cokelat berlengan panjang duduk di samping Megawati.
Beberapa menteri Kabinet Kerja pun hadir, seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly. Selain itu, Rakernas itu dihadari oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Irman Gusman, serta Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan.
Hadir pula petinggi partai pendukung pemerintah yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat. Yakni, Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Hanura Wiranto.
source
Berita 11 Januari 2015 - Momen Lucu Saat Pidato Jokowi Di Rakernas PDIP Takut DiMarahi Ahok & JK
Berita 11 Januari 2015 - Momen Lucu Saat Pidato Jokowi Di Rakernas PDIP Takut DiMarahi Ahok & JK
Kejadian unik terjadi saat Presiden Joko Widodo akan menyampaikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di Hall D JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).
Sebelum menyampaikan sambutannya, Jokowi menyapa satu per satu para petinggi negara yang hadir.
Pertama, ia menyapa mantan Presiden RI yang juga Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri.
Kemudian, ia menyapa semua tamu undangan dan kader hingga ranting terbawah. Jokowi sempat diam sejenak sebelum memberikan salam kepada mantan Wakil Presiden, Try Sutrisno.
Ribuan kader PDI-P pun bertepuk tangan atas kehadiran para pejabat tersebut.
"Ahok... Ahok...," seru para kader yang duduk di bagian belakang.
Mendengar permintaan sebagian kader PDI-P itu, Jokowi kembali terdiam sejenak.
"Yang saya hormati, kawan baik saya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan meriah para kader.
"Kalau lupa lagi, dimarahi saya," kata Jokowi yang disambut gelak tawa.
Basuki pun terlihat berdiri dan membungkukkan badannya. Kemudian, baru Jokowi menyapa Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Ini saya bisa dimarahi lagi. Yang terhormat Wakil Presiden Republik Indonesia, sama partner setiap hari malah saya lupa, Bapak Haji Jusuf Kalla," kata Jokowi, yang kembali disertai tepuk tangan para kader.
Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan sambutannya perihal Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta berbagai pemaparannya terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Jokowi menginginkan, pembangunan di Indonesia pada masa depan bersifat Indonesia-sentris, tidak lagi bersifat Jawa-sentris.
source
VIDEO 'FULL' Pidato Megawati di Rakernas PDIP, AHOK Dapat Tepuk Tangan Meriah (DAHSYAT)
.:: Jangan Lupa Like, Share dan Subscribe nya ya Guys ::.
VIDEO 'FULL' Pidato Megawati di Rakernas PDIP, AHOK Dapat Tepuk Tangan Meriah (DAHSYAT)
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menabuh gong dan memotong tumpeng sebagai tanda dibukanya Rakernas I dan hari ulang tahun PDIP ke-43.
Megawati mengucapkan syukur, pada usianya yang sudah tergolong tua, PDIP masih kokoh berdiri.
"Bukan perjalanan yang mudah bagi kita untuk terus memberikan sumbangsih dan pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara, yang sama-sama kita cintai," ucap Megawati dalam pembukaan Rakernas I PDIP di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).
Bagi Mega, perjalanan 43 tahun ini ibarat sebuah perjuangan mengarungi lautan, samudra perjuangan, yang kadang penuh dengan badai dan topan.
Kadang-kadang gelap, tapi penuh dengan bintang-bintang berkelip. Adakalanya terasa hembusan angin segar. Tetapi kadang juga terasa tiupan hawa panas, dan sengatan terik matahari.
"Lautan dan samudra perjuangan itu, bagaimana pun situasinya, haruslah kita seberangi. Kuncinya hanya satu yakni kesabaran progresif revolusioner!" tegas Megawati.
Magawati pun berpesan, agar PDIP di sepanjang usianya menjadi pemersatu, dan sekaligus berjuang bersama kaum marhaen untuk memerbaiki kehidupannya.
Diyakini Megawati, jika menghayati ajaran Bung Karno tersebut, PDIP akan mampu mengorganisir massa daripada kaum marhaen. Rakyat yang selama ini dianggap kecil, jika digabungkan, pasti dapat menjadi satu gelombang yang maha sakti.
"Rakyat adalah kekuatan bangsa yang ketika diorganisir dan diberi kesempatan untuk berdaya, pasti akan menjadi kekuatan bagi bangsa ini," ucap Mega.
Usai memberikan sambutan, Megawati memukul gong tanda dibukanya Rakernas I PDIP. Lalu, dia memotong sebuah tumpeng besar di hadapan ribuan kader PDIP.
Potongan pertama Diserahkannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara itu, potongan kedua diserahkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
source
Langganan:
Komentar (Atom)